Pertemuan 6 Oktober 2022

Mencari pengertian fungsi dan cara config :

-DHCP Server di Debian
-DNS server di Debian
-DHCP Client di Debian
-FTP Login dan FTP anonymous
-Struktual DNS

______________________________________________


•DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Server merupakan salah satu layanan server yang dapat memberikan alamat IP kepada komputer client secara otomatis tanpa harus melakukan konfigurasi manual.



Cara config : Pertama, Install DHCP Server. Selanjutnya, edit file DHCP di direktori. Kemudian edit file DHCP Server pada direktori. Langkah terakhir adalah dengan merestart DHCP Server)



•DNS (Domain Name System) server adalah sebuah server yang dapat melayani permintaan dari user untuk mengetahui alamat yang digunakan oleh sebuah domain pada website.



Cara config : Pertama, lakukan pembaruan pada Debian menggunakan instruksi “sudo apt update && sudo apt upgrade”.

Lantas, jalankan penginstalan lewat instruksi “sudo apt install bind9”.

Langkah selanjutnya, ketikkan instruksi “sudo named –v” untuk memastikan keberhasilan penginstalan paket instalasi layanan DNS Server.

Berikutnya, ketikkan “sudo hostname -I && hostname” guna mengecek IP Address serta hostname server.

Ubah hostname dengan nama domain yang diinginkan melalui instruksi “echo namadomain.com > /etc/hostname”.

Jangan lupa untuk me-reboot sistem guna menyimpan perubahan hostname tadi.

Apabila proses reboot sudah selesai, lakukan perintah “sudo nano /etc/bind/name.conf.local”.

Lantas, sisipkan instruksi seperti di bawah:

zone “namadomain.com: {

type master;

file “/etc/bind/forward”;

};

zone “125.168.192.in-addr.arpa” {

type master;

notify no;

file “/etc/bind/reverse”;

};

Langkah berikutnya, ketikkan instruksi “sudo cp /etc/bind/db.local /etc/bind/forward”. Instruksi itu berguna sebagai langkah membuat file forward.

Lalu, bukalah file forward tersebut dengan instruksi “sudo nano /etc/bind/forward”.

Lantas, buatlah file reserve dengan mengcopy file db.127. Instruksinya yaitu “sudo cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/reverse”.

Jika sudah, input instruksi berupa “sudo nano /etc/bind/reverse” untuk mengkonfigurasi file reverse.

Ganti localhost dengan alamat hostname berdasarkan data yang tertera pada file forward. Ganti pula “1.0.0” dengan oktet paling akhir pada alamat hostname.

Kemudian, ketikkan instruksi “echo nameserver 192.168.125.56 > /etc/resolv.conf”.

Jika sudah, pada direktori /etc/bind lain, jalankan konfigurasi file named.conf.options dengan instruksi seperti ini:

forwarders {

8.8.8.8;

};

Ganti bentuk “auto” menjadi “no” pada “dnssec-validation”.

Setelah penggantian, jalankan berikan instruksi:

sudo ufw allof 53/tcp

selanjutnya, sudo ufw enable

sudo ufw reload

Ketik instruksi “sudo systemctl restart bind9.service” untuk restart.



•DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000 Professional, Windows XP, Windows Vista, atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini.



Cara config : 1.Pilih IP dan masuk pada menu DHCP Client

2.klik add lalu isikan interface dengan wlan1 kilk apply okyang berguna untuk mendapatkan IP Address secara otomasti dari dhcp server.

3.setelah emngatur interface pada dhcp client mka hasil yang ditunjukan yang menunjukan bahwa konfigurasi dhcp client telah berhasil.



•FTP account adalah akun yang dipakai untuk melakukan transfer file dalam jumlah banyak dan besar, dengan menggunakan akun FTP ini Anda dapat lebih mudah dalam mengirim file tersebut. Nantinya Anda akan mendapatkan username dan password cPanel yang digunakan untuk melakukan login ke FTP.


Cara config : 1.buka debian dan login, ketik perintah SU agar menjadi user root

2.setelah itu konfigurasi IP addres pada interfaces, ketik perintah dan ip addres sesuaikan dengan keinginan anda sendiri 

3.simpan dan restar dengan menjalankan perintah 

4.selanjutnya instal proFTPd, jika muncul proFTPd confoiguration pilih standalone

5. setelah instalasi berhasil, selanjutnya buka direktori proftpduntuk melakukan konfigurasi jalankan perintah 

6.setelah itu tambahkan beberapa script dibagian bawah,

7.Restard proFTPd 


•FTP Anonymous

sebuah metode dalam penggunaan program ftp yang digunakan untuk masuk sebuah komputer ataupun server tanpa harus memiliki akun terlebih dahulu.

-Fungsi ftp anonymouse

menyediakan akses pengunjung umum untuk masuk ke direktori yang anda tentukan tanpa mengisi nama user dan password.

Cara config : 1.masuk ke mode root pada linux debian 10

2.jika melakukan instalasi dengan repositary pastikan komputer terkoneksi ke jaringan internet

3.instal proftpd

4.akan muncul dalog pilih stanalone

5.menambahkan user rahasia 

6.konfigurasi file proftpd.conf

7.restard proftpd


•DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang bertugas menyimpan semua informasi data domain dalam jaringan. Dengan adanya DNS, domain atau hostname yang ada akan ditranslate dan diterjemahkan dalam alamat IP sehingga dapat diakses.

-Fungsi struktur dns

dengan adanya dns, domain atau hostname yang ada akan ditranslite dan diterjemahkan dalam alamat IP sehingga dapat di akses.



Komentar